by

Keresahan Seorang Ibu Mengenai Penyakit Mastitis (Payudara Bengkak Saat Menyusui) Apakah berbahaya?

MastitisHalo para sobat sehat,

Pastinya anda tidak menginginkan penyakit tersebut terjadi pada ibu anda atau saudara dan teman dekat anda sesama perempuan. Nah,memang penyakit ini tidak bisa dikira-kira kapan terjadinya dan kapan munculnya. Penyakit ini memang meresahkan para ibu yang menyusui anaknya,karena rata-rata penyakit ini terjadi ketika seorang ibu memasuki fase menyusui anaknya sobat.

Perlu diketahui sobat,infeksi pada payudara ini bisa disebabkan oleh beberapa hal sobat. Yang pastinya terdapat bakteri yang menempel pada penyakit tersebut. Bakteri yang menyebabkan “Masitis” adalah staphylococci atau streptococci. Bakteri itulah yang menginfeksi jaringan pada payudara melalui luka di puting maupun saluran air susu.

Mastitis

Sobat sehat tahu?Apa Penyebab “Mastitis”?

Begini sobat,

Infeksi pada payudara ini bisa disebabkan oleh beberapa hal :

1.Bakteri

       Nah,seperti yang saya jelaskan di atas mengenai bakteri yang menyebabkan infeksi ini adalah bakteri staphylococci atau streptococci yang melukai luka pada puting maupun saluran air susu. Terkadang bakteri ini menyebabkan memar merah,gatal,dan juga panas pada kulit payudara. Dan biasanya bakteri ini ditimbulkan oleh mulut bayi saat meminum susu.

2.Saluran ASI Tersumbat

       Yang kedua ini disebabkan oleh penyumbatan asi. Penyumbatan yang bagaimana ya? Penyumbatan yang dimaksud adalah ketika ASI yang tersisa mengendap di dalam saluran susu. Akibat yang ditimbulkan dapat berupa infeksi payudara.

3.Luka Pada Puting Payudara

       Hal ini dapat terjadi akibat bayi yang menggigit puting saat fase menyusu.

4.Menyusui Hanya dengan Satu Payudara Saja

       Hal ini juga sering terjadi pada ibu-ibu menyusui. Terkadang mereka hanya mengandalkan satu payudara saja untuk bisa dikonsumsi oleh seorang bayi,tetapi hal tersebut dapat menyumbat asi di payudara yang satunya lagi. Karena proses produksi ASI seorang ibu akan selalu mengalir.

5.Menggunakan Bra Yang Terlalu Ketat Sekali

       Nah,untuk pemakaian ini para ibu harus bisa menkondisikan sesuai ukuran dan kenyamanan payudara saat memakainya. Karena dengan adanya keketatan Bra,dapat mengganggu kelancaran ASI seorang ibu (tersumbat).

6.Kelelahan

7.Statis Menyusui tidak teratur/tidak sesuai rekomendasi dokter

8.Pernah mengalami penyakit tersebut di masa lalu

9.Kurang menjaga kebersihan sekitar area payudara

Ciri-Ciri Gejala “Masitis”

Penyakit ini bersifat sangat rawan sekali,karena dapat mengganggu kenyamanan seorang ibu dan juga bayinya. Gejala penyakit ini dapat muncul secara tiba-tiba,anda perlu mewaspadai gejala-gejala di bawah ini :

1.Payudara perih saat menyusui

2.Sering terasa gatal

3.Payudara timbul memar kemerahan

4.Terdapat benjolan di payudara yang menyakitkan

5.Payudara mudah merasa nyeri

6.Ukuran payudara berbeda perkembangannya

7.Puting bernanah

8.Sering merasa lelah

Bagaimana Cara Mengatasi “Masitis”?

Memberikan ASI melalui payudara yang terinfeksi harus tetap dilakukan kepada bayi meskipun terdapat nyeri. Apabila diberhentikan dapat memperburuk kondisi. Selain menyusui,berikut beberapa cara untuk mengatasinya :

1.Menyusui Bayi sesering mungkin. Namun, bergantian posisi yang nyaman dan sisi yang bagus.

2.Jika tidak ingin menyusui terlalu banyak,maka anda bisa mempompa ASI.

3.Sering – sering ,memijat secara halus saat menyusui

4. Hindari pemakaian Dra yang ketat/kurang nyaman

5.Mencukupi kebutuhan cairan tubuh agar metabolisme tubuh kuat

6.Istirahat yang cukup

7.Menjaga kebersihan selalu (terutama pada saat setelah bayi minum susu anda harus mencuci puting dan membersihkannya dengan tisu yang lembut dan bersih agar tidak ada kuman yang menempel).

8.Kompres dengan air hangat

9.Rendam air hangat setiap pagi hari

“Nah,buat ibu-ibu yang menyusui.

Penyakit ini memang sangat diresahkan oleh para wanita,tidak hanya terjadi pada tahap menyusui. Namun,hal ini juga bisa terjadi apabila kita kurang menjaga kebersihan di area payudara serta kurang nyamannya bra yang bisa menimbulkan goresan pada kulit payudara. Untuk itu,para wanita harus memilih/menggunakan bra yang memiliki komponen halus dan nyaman.”

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed